Dengan kesepakatan itu, modal yang dimiiiki Asuransi Sinarmas melonjak menjadi Rp. 8,5 triiiun.

Mitsui Sumitomo Insurance Co Ltd menyetujui pembelian saham baru yang diterbitkan PT. Sinarmas MSIG Multiartha, Tbk di anak usahanya PT. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, senilai Rp7 triliun atau setara 66,7 miliar yen.  Dengan kesepakatan tersebut, Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG akan menjadi perusahaan asuransi dengan modal terbesar yang ada di Indonesia.

Dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, kemarin, Direktur PT. Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG, IJ Sugeng Wibowo menjelaskan, Mitsui Sumi­tomo akan membeli seluruh saham baru yang diterbitkan tersebut.

Itu menjadikan komposisi kepemilikan saham Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG menjadi 50% milik PT. Sinarmas MSIG Multiartha Tbk dan 50% Mitsui Sumi­tomo. Sebelumnya, Sinarmas MSIG Multiartha merupakan pemegang saham mayoritas Asu­ransi Sinarmas MSIG dengan 99,9% saham.

“Meski demikian, kesepakat­an dua perusahaan yang di tanda tangani di Jakarta tersebut baru akan efektif setelah ada persetujuan dari Kementerian Keuangan,” tambahnya.

Dengan masuknya Mitsui Sumitomo, kini modal yang dimiliki Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG meningkat menjadi Rp. 8,5 triliun.

Dengan modal sebesar itu, Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG diproyeksikan bakal lebih leluasa melakukan ekspansi bisnis di lini usahanya seperti di Agency, Bancassurance Corporate dan Direct and Telemarketing dan Electronic distribution.

Kesepakatan dengan Mit­sui juga membuat penetrasi pasar perusahaan penyedia perencanaan dan perilndungan keuangan ini semakin kuat. Mitsui yang memiliki skala bisnis global diyakini tidak hanya akan memperkuat permodalan perusahaan, tapi juga mampu mentransformasikan pengalamannya untuk bersaing di kancah global.

“Hal ini sejalan dengan pri­oritas Asuransi Sinarmas MSIG untuk meningkatkan kemampuan pelayanan kepada seluruh pe­megang polis (nasabah) dengan dukungan seluruh staf dan teknologi yang andal.”
Mitsui Sumitomo Insurance Co. Ltd saat ini merupakan pe­rusahaan general insurance nomor dua, baik di Jepang maupun di tingkat kawasan Asia Pasifik.

Kinerja melejit
Sebelumnya  Sugeng menjelaskan, kinerja Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG sepanjang 2010 terus melejit.  Pendapatan premi naik 31dari Rp. 7,1 triiiun pada 2009 menjadi Rp. 9,2 triiiun di akhir  2010.  Begitu pula dari sisi total aset yang melonjak dari Rp. 7,84 triiiun (2009) menjadi Rp. 11,45 triliun (2010) atau naik sekitar 46%.

Sugeng menyebutkan, peru­sahaan menargetkan pertumbuhan aset tahun ini sebesar 50% atau dua kali lipat dari proyeksi pertumbuhan industri asuransi di Indonesia sebesar 25%.

Selain itu Asuransi Sinarmas MSIG mencatat peningkatan laba bersih yang cukup fantastis. Dari pencapaian laba bersih sebesar Rp. 234 miliar pada 2009, meroket hingga 133% menjadi Rp. 542,5 miliar pada akhir 2010.

Kami targetkan perolehan laba bersih di akhir 2011 akan tembus Rp. l triliun. Kami cukup yakin bila melihat pencapaian yang kami dapat di tahun lalu, tandas Sugeng.

Sumber: Media Indonesia, 3 Mei 2011